Senin, 18 Maret 2013

PUISI

Kau Mempesona Jiwaku         

“ Ya Rabb bukalah tabir rahasiaMu agar ku dapat mereguk nikmatnya iman dan ilmu,
Dan jika suatu saat  nanti aku mencintai mahlukMu, ajari aku menitinya dengan NurMu”

Saat sunyi mencekam
Tak ada sedikitpun ketentraman dalam jiwa
Resah dan gelisah berulang mengusik
Dalam senyap perlahan air mata merintik

Aku bercerita pada Tuhan
Tentang air mata dan kesedihan
Tentang 1 hati dan 1 rasa
Bersama dinginya hembusan angin
Dalam keheningan malam

Dan sesekali aku bertanya
Siapakah di sana ?
Yang bersemayam dan membara
Kau mempesona jiwa

Kini tentang mu kujadikan dongeng sebelum tidur
ku hadirkan bayang kerinduanmu sebelum terlelap
dan kau ada, berlabuh dalam mimpiku
ohh begitunyakah kau mempesona jiwaku ?

Tuhan rasanya ku tak mampu
Membendung naluri itu
Mengalir deras dalam aliran darahku
Kerinduan ini sepertinya t’lah mencekik jiwaku

Adakah engkau disana sepertiku
Yang tak sadarkan diri
akan cinta yang bersemi
Yang tak mampu mengucapkan
kedalaman kerinduan

Tuhan Aku lelah,,,
Jika puisi ini sudah tak dapat mewakili perasaan ini
Biarlah aku menikmati kehampan ini
Aku yang terkurung diruang cinta dan kerinduanku
Hanya do’a dan dzikir yang menjadi penawar
Nyanyian yang mengharukan
Ketika kerinduan yang ada tak terungkapkan

Tuhan,,,
Engkau mengenalkan ku
pada sosok yang mempesona jiwaku
Tuhan,,,
Maafkanlah aku
yang telah mengagumi ciptaanMu

Ku berserah, ku berpasrah
Tertatih ku melangkah,
Tuhan lindungilah aku
Dari gelora nafsu yang menipu
Dari mata hati yang gelap dan hilang arah

Di Cirebon, 4 Juli 2012 at 02:46

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PULANG

Saat itu tengah malam dan semua orang telah membaringkan badannya dengan mata terpejam begitu pulas beralaskan tikar, sedangkan di ranja...