Minggu, 28 Desember 2014

Ajari Aku Cinta : Memilih Sunyi

Hidup itu penuh pilihan, soal cita-cita dan cinta, atau apapun. ini cerita tentang romantisme, meskipun tak seromantis telenovela, novel, rama dan sinta, dan drama percintaan lainnya, kisah ini juga tak begitu tragis sebab sang pujangga cinta masih tegap berdiri mencari dan menanti cinta sejatinya.
Prinsip adalah pijakan hidup untuk melangkah, ia merupakan asas yang harus digenggam kuat. sebagai landasan kebenaran,namun keberadaannya sangatlah diperlukan agar hidup kita tak hilang arah, terhempas bersama besarnya gelombang ombak, maka cahaya kehidupan akan sirna. tentunya setiap orang punya cerita, prinsip dan pilihan hidup yang berbeda.
Aku adalah seorang gadis yang tumbuh seperti gadis umum lainnya dan mendapatkan anugrah cinta dariNya, besar di lingkungan yang religius atau ketidak percayaan diri,karena itu aku memilih sunyi.
Saat remaja adalah masa dimana mereka bisa mengekspresikan diri dan melakukan apa saja yang diingankan, namun hampir sebagian besar mengarah pada tindakan negatif, rasa hura-hura dan menguasai karena menganggap dirinya jagoan. mulai dari satu individu dengan mempengaruhi lainnya, lama-lama menjamur. itulah sedikit gambaran tentang anak-anak generasi muda, bagaimana mau memperjuangkan negeri ini jika tindakan negatif mendominasi, dan hanya akan menimbulkan masalah. 
Masa remaja rentan sekali dengan hal yang sifatnya hura-hura, namun juga akan bermanfaat jika kita mau berkembang, karena ia adalah bagian cahaya kehidupan dan penentu masa depan, saat usia remaja perkembangan secara fisik dan psikologis telah berubah, karena adanya peningkatan hormon, sehingga kondisi biologis seseorang baik dalam hal alat reproduksi, misal dia mengalami menstruasi,serta masa ini adalah masa pencarian jati diri, timbulnya rasa tertarik antar lawan jenis, dan sebagainya.
Baiklah ini waktunya aku menjelaskan tentang perjalanan cintaku, tapi aku menuliskan dimulai dari SD, aku sering sekali berpindah sekolah, mulai dari SDN Sendang II, SDN Wanlor II dan SDN II Kecomberan. lucu sekali dan bahkan masa yang indah bisa dibilang, penuh kepolosan dan keluguan, ya wajarlah, namun aku tidak bisa banyak cerita disaat usia kelas satu sampe lima,pokoknya saat itu adalah masa mereka untuk belajar dan bermain, 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PULANG

Saat itu tengah malam dan semua orang telah membaringkan badannya dengan mata terpejam begitu pulas beralaskan tikar, sedangkan di ranja...